ULANG TAHUN GNKPI JEMAAT EPIPHANIAS JAKARTA
30 Sep 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Jemaat, Epiphanias UKI
Selamat Ulang tahun ya
Dalam 4 tahun perjalannya GNKPI di Jakarta sudah memiliki 5 Jemaat yang bernaung di bawah GNKPI DISTRIK XXVIII JORDAN Jawa Bali
Kami siap memberikan yang terbaik untuk Tuhan. Melayani….melayani dengan sungguh. Dengan visi dan misi yang jelas mari kita bergerak lebih cepat untuk menjawab tantangan perubahan zaman, perubahan sosial budaya dan pluralisme masyarakat Nias diseluruh dunia dan khsusnya di Jakarta Raya.
Kami membuka diri untuk membuka Pos Pelayan segera di beberapa daerah yang ada warga Nias dan membutuhkan pelayanan Gerejawi dalam komunitas yang kecil maupun besar. Tangerang , Depok, Lippo Karawaci, Bekasi dan masih banyak tempat lainnya. Kami akan menjemput untuk mendekatkan diri kepada jemaat. Kiranya Kasih Tuhan menyertai kita semua.
GNKP INDONESIA BERPUSAT DI NIAS, di Kotamadya Gunungsitoli
25 Sep 2010 1 Komentar
in Berita, Pembangunan Tag:SINODE GNKPI
GNKPI (Gereja Niha Keriso Protestan Indonesia)
Terdaftar di Departemen Agama Republik Indonesia berdasarkan SURAT KEPUTUSAN (SK)
DIRJEN BIMBINGAN MASYRAKAT KRISTEN DEPARTEMEN AGAMA R.I.
No. Dj-III/HK.oo.5/151/3872/2004 Tanggal 15 September 2004
Serta Surat Keputusan Perubahan Nama
Nomor Dj-III/Kep/HK.oo.5/29/2008 Tanggal 18 September 2008
Alamat :
Jalan Sudirman No. 80A Gunungsitoli
Nias, Sumatera Utara
GNKPI (Gereja Niha Keriso Protestant Indonesia)
25 Sep 2010 2 Komentar
in Artikel, Berita Tag:GNKPI NIAS
Firman Tuhan berkata “Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu”. Yohanes 14:27
Yesus adalah sumber damai sejahtera, siapa yang percaya padaNya, mendapat ketenangan, bukan pertengkaran, di dalam DIA ada perdamaian (SALOM). Kalau Yesus ada dalam hati kita maka ada KASIH yang membawa damai, karena KASIH itu menutupi banyak kesalahan dan kelemahan.
Inilah harta yang terbesar, adalah kesejahteraan yang diberikan Yesus, bukan hanya semata-mata berkat uang, uang dan uang. Kesejahteraan yang IA maksudkan adalah kesejateraan secara total dan penuh, bukan hanya rohani saja tetapi jasmani juga.
Jangan Gelisah hatimu, sebab apa yang diberikannya tidak sama dengan uang pinjaman yang harus anda ganti. Berkat dari Yesus itu sempurna, sempurna dan sangat sempurna.
Refleksi Khotbah Pdm Mustika Ranto Gulo “HANYA KARENA BELAS KASIHAN YESUS”
25 Sep 2010 1 Komentar
in Khotbah, Perikopen, Renungan
Cikarang, 26 September 2010
Titus 3 : 4-8 (Sesuai Perikopen GNKPI) :
3:4 Tetapi ketika nyata kemurahan Allah, Juruselamat kita, dan kasih-Nya kepada manusia,
3:5 pada waktu itu Dia telah menyelamatkan kita, bukan karena perbuatan baik yang telah kita lakukan, tetapi karena rahmat-Nya oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus,
3:6 yang sudah dilimpahkan-Nya kepada kita oleh Yesus Kristus, Juruselamat kita,
3:7 supaya kita, sebagai orang yang dibenarkan oleh kasih karunia-Nya, berhak menerima hidup yang kekal, sesuai dengan pengharapan kita.
3:8 Perkataan ini benar dan aku mau supaya engkau dengan yakin menguatkannya, agar mereka yang sudah percaya kepada Allah sungguh-sungguh berusaha melakukan pekerjaan yang baik. Itulah yang baik dan berguna bagi manusia.
KEMURAHAN ALLAH
Hanya karena belas kasihan Allah kita ada sampai sekarang, amin ? Bukti Kemurahan Allah adalah lahirnya Yesus Juruselamat kita, sebagai tanda KASIHNYA yang tak terhingga. Ketika hal itu menjadi kenyataan (sudah nyata sejak Tuhan Yesus lahir) maka kita menjadi berarti, diangkat menjadi anak-anakNya.
Bukan karena kebaikan kita tetapi hanya :
- Karena KEMURAHANNYA; Murah Hati, berbaik hati. Allah kita yang memiliki inisiatif untuk memulai pekerjaan besar untuk menyelamatkan umatNya dari keterpurukan moral, dosa-dosa yang hina. Kita sesungguhnya sudah tak berarti apa-apa, namun sekarang malah dipanggilnya kita anak dan kita panggil DIA “ya abba ya bapa”.
- Karena RAHMATNYA; …oleh permandian kelahiran kembali dan oleh pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Dua hal yaitu (1). penyucian dosa kita melalui permandian kelahiran kembali dan (2). pembaharuan yang dikerjakan oleh Roh Kudus. Pembaharuan budi pekerti.
- Karena KASIH KARUNIANYA, kita hanya bisa dibenarkan oleh Kasih Karunia Allah, bukan karena kita memberi sedekah lalu kita diperhitungkan, semua itu dilakukan bangsa-bangsa lain di dunia. Bukan itu maksudnya, bukan karena perbuatan baikmu maka kita beroleh kasih karunia itu. Tetapi Kasih karunia itu tidak bisa ditahan oleh karena perbuatan manusia (baik jahat maupun baik).
Kesimpulan :
1. Saudara dan saya diselamatkan bukan karena pahala kita di dunia ini. Tetapi sungguh karena belas kasihan ALLAH. Bukan berarti berhenti berbuat baik, tidak ! Tetapi paket hidup orang yang sudah mendapat Kasih Karunia, pasti berbuat baik.
2. TUHAN tidak berdagang atau berbisnis dengan saya dan saudara, sehingga kebaikan manusia dikiloin / diukur seberapa besar dan dibandingkan atau ditimbang-timbang dengan dosa kita. Kalau kita percayai pengajaran ini, betapa kita telah merendahkan TUHAN yang maha bijaksana. IA berhak menentukan siapa yang diselamatkan dan siapa yang dibuang ke neraka. Bukan karena engkau baik, atau pura-pura baik.
3. KemurahanNya adalah awal dari semua Pekerjaan yang baik yang dilakukan Yesus, sehingga IA lahir dikandang domba dan menderita selama bersama-sama dengan kita. Menunjukkan bahwa kita tidak memiliki hak untuk hidup, namun DIA rela meninggalkan surga tempat BapaNya, untuk melihat bumi yang kacau balau. Sekarang saudara sudah menjadi anak yang dikasihi, hormatilah keselamatanmu ini, jangan merusaknya dengan berbuat dosa lagi.
NataL GNKPI Se Distrik Jawa Bali
25 Sep 2010 1 Komentar
NataL GNKPI Se Distrik Jawa Bali
Tempat : Cikarang
Tanggal 24 Desember 2010
Diisi oleh Taria-tarian Budaya Nias
Info ini segera kami update jika sudah final dari Panitia
Militansi Kristiani
25 Sep 2010 Tinggalkan sebuah Komentar
in Renungan, Khotbah, Pengumuman, Acara Khusus, Jemaat, Citereup Bogor, Komisi, Pemuda
Pada acara Ulang Tahun ke 5 GNKPI Jemaat Ephipanias di Puncak Bogor, topik yang dibahas adalah “Militansi Kristiani” Oleh Pdm Ir. Mustika Ranto Gulo, dalam dua sesi.
Militansi Kristiani, bukan fanatisme dan bukan juga faham aliran keras kaum fundamental dalam sejarah perkembangan gereja-gereja sepanjang masa. Militansi Kristiani adalah militansi melawan iblis, musuh kita, yang memutar balikkan Firman Tuhan sehingga banyak orang yang tersesat dan suam-suam kuku. Mereka dikuasai oleh Iblis sehingga terjadi perang dan berbagai kejahatan yang mengerikan di dunia ini.
Militasni Kristiani terfokus kepada bagaimana seorang jemaat harus militan dalam mengasihi Tuhan, Mengasihi sesamnya dan menjadi saksi ditengah-tengah dunia ini. Militansi Kristiani mengajak kita untuk tidak kompromi kepada trend kehidupan dunia, yang ada disekitar kita.
Bahan Seminar ini kami akan Attachment untuk saudara.
Gereja Jawaban
25 Sep 2010 2 Komentar
in Renungan, Khotbah, Pengumuman, Jemaat, Cikarang, Citereup Bogor, Perikopen, Komisi, Pemuda, Pembangunan
Beberapa kali saya dengar Kata “Gereja Jawaban” dari mulut seorang Hamba Tuhan yang bukan berasal dari GNKPI. Apakah ini nubuatan atau pernyataan misi gereja yang sesungguhnya ? Beliau mengatakan bahwa “Kehadiran GNKPI merupakan jawaban doa dari jemaat yang merindukan sebuah perubahan nyata dalam melaksanakan visi dan misi gereja yang sesungguhnya. Apa itu perubahan nyata ? Yaitu Gereja harus mampu menjadi jawaban terakhir bagi sejuta persoalan kehidupan jemaat, terutama Ono Niha, yang tersebar di seluruh penjuru dunia. Pluralisme Ono Niha tidak bisa dibendung, karena berbagai faktor, pergaulan dan perkembangan teknologi sudah mempengaruhi tatanan sosial budaya, adat istiadat sudah banyak yang berubah. Oleh Karena itu gereja harus mempersiapkan diri untuk mengikuti trend perubahan itu. GNKPI harus mampu menjawab tantangan dan persoalan ini, memang sangat berat. Itulah bedanya kita dengan yang lain, hati kita seperti hati Yesus, lakukan saja seperti Yesus membuktikan kasihNya”.
Gereja harus mampu menjawab tantangan ini, sehingga Ono Niha yang mengalami pembauran dengan berbagai suku di Indonesia atau di dunia, tetap terjaga dan terawat. Mereka adalah domba-domba Allah, tidak boleh ada yang hilang misalnya pindah kepercayaan, karena itu, GNKPI segeralah hadir di tengah-tengah mereka.
Jadi, sasaran kita sekarang adalah “Mengasihi Jiwa-Jiwa sebagai harta kekayaan milik Tuhan”, bangkitlah Tuhan Memberkati kita, jangan habiskan waktu untuk berorganisasi saja, mengurus administrasi kepangkatan kependetaan, mengurus SK-SK, itu semua sia-sia. Tuhan tidak pernah mempertanyakan SK anda nanti pada akhirnya, sekali lagi saya himbau bangkitlah.
Kutipan saya dalam rekaman Khotbah pada KKR Pemuda di Cikarang tahun 2008 yang lalu. Kalau ada yg kurang saya minta maaf.
Salom
Hamba Yang berhati seorang gembala
25 Sep 2010 1 Komentar
in Renungan, Khotbah, Pengumuman, Kelahiran, Duka Cita, Nikah, Acara Khusus, Jemaat, Epiphanias UKI, Kalvari Bandung, Cikarang, Cileungsi, Citereup Bogor, Perikopen, Sekolah Minggu, Komisi, Wanita, Pemuda, Diakonia, Pembangunan
Hamba, tidak memiliki hak atas dirinya, sama dengan ‘SAWUYU’ yang bekerja untuk seorang tuan. Hamba tidak mungkin menuntut sesuatu jabatan atau posisi dalam pemerintahan rumah tangga tuannya. Tetapi seorang HAMBA hanya bekerja tanpa imbalan, dengan mengharapakn ‘belas kasihan’ dari tuannya saja.
Betapa celakanya seseorang yang menyebut dirinya ‘HAMBA’ tetapi bergaya bagaikan seorang tuan yang berpikir untuk sebuah harga diri, nama besar dan popularitas, kekayaan, kekuasaan dan masih banyak lagi rupa2 keinginan daging.
Hamba Tuhan, adalah hamba yang ditugaskan oleh TUHAN untuk menjadi ‘SAWUYU’ nya TUHAN. Tugas mereka adalah menggembalakan domab-domba ALLAH yang tidak terurus. Domba-domba ALLAH adalah jemaat Tuhan, harta kekayaan Allah.
Jadi Hamba Tuhan, adalah seorang yang dipercaya menjadi gembala atas domba-domba harta milik Tuhan. Gembala tidak berhak memotong domba-domba itu, sebab bukan hartanya. Mereka harus terawat baik, sebab sang empunya akan datang mempertanyakan keadaan domba-dombanya, jemaatNya pada suatu waktu.
Komentar Anda